April 28, 2015

Thanks For You All

My life may not be perfect, but I have those people who can make everything is become wonderful. I can't say anything, but thanks. Thank you so much for all of surprises you've given to me. May this age give me chance to make you all proud of me. And.. welcome to 22

To both my parents and sister, I'm so sorry for always disturbing your time. As the last child, I'm sorry for being so childish at home. I hope can be mature now.


My life become more wonderful because of them. My friends that always bullying me. They never stop laugh at me. But, I'm happy can call you all, best friend.













Last but not least, So much thanks for my dear who gives me roses. To be honest, there was no one give me flower. I'm so glad to see you stand in front of the door. Thank you very much. I love you.
Baca selengkapnya

April 16, 2015

Langit



Bukan kah rintik hujan yang jatuh perlahan justru membutuhkan waktu lebih lama untuk reda?
Dan bukan kah ketika hujan turun dengan derasnya akan ada petir yang menggema?
Lantas biarkan aku menjadi langit saja.
Agar aku selalu bisa melihat dunia dalam suka dan duka.
Menjadi langit yang tetap setia pada teriknya siang serta gelapnya senja.
Baca selengkapnya

April 3, 2015

Ada Saatnya




Ada saatnya, dalam sibuknya aktivitas kita. Kita merasa kosong lantas bertanya untuk apa semua ini kita lakukan. Ada saatnya, dalam sepinya hari yang kita jalani. Kita merasa lelah lantas bertanya kemana perginya orang-orang.

Ada saatnya kita ingin sendri. Ada saatnya kita ingin berteman. Sayangnya, tidak semua orang mampu mengerti keadaan kita, terutama keadaan hati. Ada saatnya kita ingin dibiarkan, tidak ditanyai, bahkan tidak perlu dipedulikan. Kita hanya ingin demikian meski tanpa alasan.

Ada saatnya kita berpikir bagaimana rasanya menjadi seperti dia atau mereka. Ada saatnya kita pun ingin tahu tentang banyak rahasia. Sampai kita lelah.

Ada saatnya, kita sibuk dengan pikiran kita sendiri. Menertawakan kesendirian kita yang begitu mencekam. Betapa mengerikannya pikiran orang yang sendirian. 

Ada saatnya kita takut mati, ada kalanya kita seolah-olah ingin mati saja. Sudah ku katakan, betapa mengerikannya pikiran orang yang sendirian.
Baca selengkapnya