March 31, 2015

Mengapa Kau Masih Sendiri?



Kadang kita perlu membiarkan seorang lain melakukan untuk kita—sesuatu yang bisa kita lakukan sendiri.

Kadang kita perlu membiarkan seorang lain menjadi sandaran—meski kita bisa berdiri dan melangkah tanpa siapa-siapa.

Kadang kita perlu membiarkan seorang lain menyimpan rahasia, mimpi, atau kenangan kita—tidak untuk apa-apa, untuk berbagi saja.

Kadang kita perlu membiarkan seorang lain hadir untuk kita. membantu kita. mengenal kita. memahami kita.

Jangan tanya mengapa kau tak juga menemukan. mungkin kau sendiri yang tak membiarkan—seorang lain menemukan.
Baca selengkapnya

March 28, 2015

Tulisan: Teruntuk Mantan Kekasihku




Pada kehidupan orang bisa saja datang dan pergi. Berlalu lalang dalam batasan waktu yang tak pasti. Beberapa terhenti, namun yang lain bisa saja pergi. Aku tidak tahu bagaimana tepatnya mereka datang silih berganti.
Beberapa berjalan di atas permukaan, namun ada satu bertahan dalam perasaan. Terlalu lama disana, terdiam tak terungkapkan. Diam-diam terkadang masih dirindukan. Dalam diam masih didoakan, meski kini hanya kenangan.
Bagaimana kabarmu disana? Aku berharap kamu pun berbahagia. Sepertiku. Entah dengan cara apa dan oleh siapa. Terima kasih untuk semua bahagia dan luka yang pernah kamu berikan untukku.
Baca selengkapnya

March 20, 2015

Bagaimana Perasaan Kita



Bagaimana perasaan kita saat kita tahu bahwa orang yang kita kira tidak peduli sama sekali kepada kita adalah orang yang paling sering menyebut nama kita di dalam doanya?

Bagaimana perasaan kita saat kita tahu orang yang menulis begitu dalam dan indahnya dan kita kira untuk orang lain, ternyata untuk kita?


Bagaimana perasaan kita saat kita tahu orang yang sering bersikap dingin kepada kita adalah orang yang paling dalam memendam perasaannya kepada kita?



Bagaimana perasaan kita saat kita tahu bahwa orang yang kita benci adalah orang yang paling sabar menghadapi kita?



Bagaimana perasaan kita saat kita tahu orang yang menyuruh kita pergi adalah orang yang paling takut kehilangan kita?



Bagaimana perasaan kita saat kita tahu orang yang kita kira meninggalkan kita adalah orang yang paling ingin kita bahagia?



Bagaimana perasaan kita saat kita tahu…?
Baca selengkapnya

March 18, 2015

Apa Itu Jodoh?

     


     Pernahkah dalam satu waktu dalam hidup kita, kita merasa bertemu dengan jodoh kita? Jodoh tentu saja tidak hanya tentang perkara seseorang yang akan menjadi pasangan hidup kita, lebih luas dari itu jodoh adalah teman baik, keluarga dekat, dan orang-orang dimuka bumi ini yang ditakdirkan bertemu dengan kita pada suatu ketika dan menyentuh perasaan kita dengan persahabatan, dengan kebaikan, dan dengan apapun yang membuat kita merasa nyaman berada di dekat mereka.

      Pernah satu kali dalam kesempatan hidup, aku bertemu seseorang yang sama sekali tak pernah aku kenal. Mengenal sebentar dan kemudian aku merasa seperti menemukan diriku sendiri pada dirinya. Ini seperti ketika kita bercermin, kita menemukan diri kita sendiri pada sisi yang berlawanan. Memperlihatkan apa yang sebenarnya tampak dalam diri kita. Lebih dari itu, kita mengetahui pikiran orang dalam cermin karena memang dialah diri kita.

     Masing-masing kita memang diciptakan dalam kehilangan, hidup adalah sebuah pencarian yang panjang. Pencarian kepingan-kepingan diri kita yang hilang tercecer dan berada pada orang lain. Kadang kita mengenal diri kita sendiri justru dari orang lain. Kadang kita justru melihat diri kita ada pada orang lain. Bagi yang menemukan pasangan hidup, dia justru merasa utuh ketika berdua, bukan ketika seorang diri.

     Hidup adalah sebuah pencarian diri sendiri, kita akan selalu membutuhkan orang lain untuk melengkapi cerita kita masing-masing. Itulah jodoh kita. Orang-orang yang melengkapi cerita kita menjadi utuh. Yang memperkenalkan diri kita kepada kita sendiri.

       Aku pun begitu, aku mengenal diriku sendiri justru ketika aku berusaha keras mengenalmu :)
Baca selengkapnya

March 17, 2015

Menulis Itu Menyenangkan

    Orang-orang yang menulis itu sedang jatuh cinta, Jatuh cinta pada masalahnya, pada amarahnya, pada kegelisahannya. Sehingga ia mau repot-repot menuangkan menjadi sebuah rekaman kata. Sesuatu yang mungkin tidak pernah ia lakukan untuk hal-hal lain, sesuatu yang mungkin terpaksa ia lakukan untuk pelajaran di sekolah.

   Mereka jatuh cinta pada segala sesuatu yang terjadi dalam hidupnya. Mungkin mereka tidak menyadari itu hingga kelak disuatu hari mereka membaca tulisannya sendiri. Saat keadaan telah berubah, saat hidup berjalan lebih baik, saat pikiran semakin lurus dan jernih. 

   Mereka akan tersenyum membacanya dan menertawakan dirinya sendiri. Menyadari ternyata mereka pernah seperti itu.

Baca selengkapnya