March 28, 2016

Hati-Hati Saat Jatuh Hati


Sebuah kisah cinta kadang tak selalu hanya milik dua orang. Tak dapat dipungkiri bahwa orang ketiga bisa saja hadir pada sebuah kisah. Entah diundang ataupun tidak, kehadiran orang ketiga tentu bagai suatu masalah besar yang harus dihadapi oleh pasangan. Ada yang dapat melalui, tak sedikit juga yang kisahnya kandas di tengah jalan. Setidaknya, orang ketiga tidak akan hadir jika tak diberi peluang. Benar begitu?

Seseorang yang menjadi orang ketiga pun tak menginginkan posisi itu. Ia tahu betul bahwa mencintai orang yang sudah menjadi milik orang lain adalah sebuah kesalahan. Pahamilah, menjaga hati seorang penghianat itu sulit. Jadi, masih kamu ingin jadi orang ketiga?
Baca selengkapnya

March 17, 2016

Renungan Untuk Para Jomblo

Masih Sendiri?
Ada banyak orang yang bangga atas status jomblo yang disandangnya, beberapa bahkan mengatakan bahwa jodoh akan datang pada waktunya. Adakah yang tahu kapan waktu itu tiba? Tidak ada.  Seringkali manusia tidak tahu diri, sering menyia-nyiakan tetapi masih merasa pantas untuk didapatkan. Ya, manusia yang seperti ini sering lupa bahwa ia terlalu mencari yang sempurna tanpa berusaha menjadi lebih baik agar ditemukan oleh yang baik pula.

Berapa banyak cinta yang ditolak? Berapa sering ia membuat orang lain menunggu kepastian hingga akhirnya memilih pergi dengan yang lain? hingga seberapa tinggi harga dirinya untuk memandang rendah orang lain? Pertanyaan-pertanyaan itu terus membumbung tinggi di udara tanpa tahu jawaban pastinya. Keyakinan bahwa jodoh akan datang pada waktunya terus terpatri di dalam hati, tetapi lupa bahwa tidak ada satu pun orang di dunia ini yang mengetahui siapa, kapan, dimana, dan bagaimana ia bertemu dengan jodohnya, Menyia-nyiakan banyak orang tanpa berpikir bahwa ada kemungkinan orang yang disia-siakan itulah jodohnya. Melupakan bahwa doa-doa buruk bisa saja dipinta oleh orang-orang yang dikecewakan itu.

Jika pada akhirnya orang yang telah disia-siakan itu kembali, bukan sebab ia ingin, tetapi karena ia tidak bisa melawan takdirnya. Mungkin saja cintanya tak lagi sama karena orang yang telah memutuskan untuk pergi, meskipun kembali semuanya akan terasa berbeda. Mungkin waktu yang menyembuhkan luka dihatinya, atau mungkin juga lupa yang menyembuhkan luka.
Baca selengkapnya

February 23, 2016

Mengenal Passion Lebih Dalam



Passion adalah hal yang memang tidak bisa ditiru. Antara satu orang dengan orang lainnya tentu memiliki minat dan ketertarikan tersendiri pada suatu bidang. Jangan asal bicara tentang passion kalau antara yang kamu kerjakan dan yang kamu suka masih berbeda. Sekali lagi mengerjakan hobi yang bisa sekaligus dijadikan pekerjaan utama adalah sesuatu yang menyenangkan.  Kamu belum benar-benar merasakan itu, jika yang menjadi pekerjaanmu bukanlah passionmu.

Pada Oxford Dictionary kata Passion berarti An intense desire or enthusiasm for something, sedangkan dalam bahasa Indonesia passion memiliki arti minat yang dalam kamus besar bahasa Indonesia, minat didefinisikan sebagai kecenderungan hati yang tinggi terhadap sesuatu.

Selain tidak bisa ditiru, passion juga tidak bersifat musiman. Seseorang yang benar-benar memiliki passion pasti akan menyukai hal tersebut sejak dulu, bukan sekedar mengikuti zaman. Dengan demikian menggeluti hal yang sudah menjadi passion tentu akan menuang keberhasilan. Tidak hanya berupa uang, tetapi juga kesempatan, pengalaman, dan kemenangan.

Bagaimana dengan passion yang saya miliki? Mudah saja, sejak kecil saya memiliki kemampuan bahasa di atas rata-rata. Saat berusia 3,5 tahun saya sudah lancar membaca, bahkan diusia 5 tahun saya sudah terbiasa membaca majalah anak-anak (Bobo) yang saat itu sedang populer di kalangan anak-anak sekitar tahun 1990-an. Ketertarikan itu pun didukung oleh Ayah saya yang merupakan seorang Pustakawan, sehingga hampir setiap hari beliau selalu membawakan buku-buku cerita bergambar untuk saya. Menariknya saat masih duduk di bangku TK Besar, saya mendapat piala penghargaan pertama kali sebagai Juara 3 lomba bercerita tingkat kecamatan.

Ketertarikan itu pun tidak berubah sampai saya duduk di bangku SD dengan beberapa piagam penghargaan dalam bidang kebahasaan, mulai dari lomba bercerita, membaca puisi, hingga menulis cerita pendek. Hal itulah yang mendasari keinginan saya untuk mengikuti organisasi kejurnalistikan sejak SMP. Passion saya dalam dunia bahasa terus menguat terlebih setelah saya berhasil menjadi The Best Writer pada Journalist Competition DBL Jawa Pos tahun 2007 lalu.

Saat duduk di bangku SMA pun saya pernah menjadi Ketua Umum pada organisasi jurnalistik sekolah. Memenangkan beberapa perlombaan menulis Esai dan juga cerpen hingga tingkat regional. Dalam memilih jurusan di Universitas pun saya memilih jurusan yang memang sesuai dengan passion saya, yaitu Bahasa Inggris. Saya pun semakin menekuni dunia menulis dan mengikuti beberapa pelatihan dan juga komunitas. Ah, ya, prestasi yang saya dapatkan karena hobi menulis saya sudah sampai di tingkat nasional. Pada tahun 2013 saya mendapatkan penghargaan sebagai Pemenang Karya Favorit pada Lomba Menulis Cerpen Remaja (LMCR).

Sperti tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan, pun saya memilih pekerjaan yang memang sesuai dengan passion saya tersebut. Sebagai seorang Copywriter saya menulis setiap hari dengan tanpa rasa jenuh pun saat memiliki waktu luang untuk menulis di blog ini. Saya sangat senang menulis.

Seperti yang pernah saya katakan pada tulisan saya beberapa waktu lalu, Menulis itu menyenangkan.
Baca selengkapnya